Pembaruan Tek

Transformasi Digital Mendorong Pembayaran Tanpa Uang Tunai dan Mengurangi Risiko Keamanan

Daftar Isi sembunyikan 1 Apa itu pembayaran non-tunai? 2 Jenis utama pembayaran tanpa uang tunai 2.1 1. Dompet elektronik 2.2 2. Ponsel dan...

Ditulis oleh Ashok Kumar · 5 min baca >
Transformasi Digital Mempromosikan Pembayaran Tanpa Uang Tunai

Dari telepon putar hingga ponsel pintar layar sentuh, PC berbasis CPU besar hingga laptop, dan surat hingga aplikasi perpesanan, transformasi digital benar-benar terjadi. Transformasi digital memanfaatkan teknologi untuk mentransformasi bisnis dengan menghilangkan masalah yang ada (operasi yang lambat, inefisiensi, kesalahan manusia) dan meningkatkan pengalaman pelanggan. 

Transformasi Digital Mendorong Pembayaran Tanpa Uang Tunai dan Mengurangi Risiko Keamanan
Transformasi Digital Mendorong Pembayaran Tanpa Uang Tunai dan Mengurangi Risiko Keamanan

Saat ini, setiap industri dan bisnis bergerak menuju transformasi digital. Industri pembayaran dan keuangan juga ikut mengikuti tren ini. Itu sebabnya layanan keuangan yang diselaraskan dengan transformasi digital disebut fintech. Transformasi ini telah melahirkan pembayaran non-tunai, digital, dan nirkontak.

Menurut sebuah studi oleh Gartner, hampir 91% bisnis bergerak menuju transformasi digital. Mereka setidaknya menggunakan beberapa inisiatif digital. Hal ini menunjukkan betapa digital merupakan sebuah kenormalan baru. 

Menyoroti bagian fintech, penelitian oleh mobil tembaga menyebutkan bahwa transformasi digital di fintech akan mencapai hampir $29.97 miliar pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan betapa lazimnya perubahan teknologi di sektor keuangan. 

Industri fintech secara signifikan memanfaatkan teknologi seperti API, AI & ML, teknologi cloud, IoT, dan blockchain untuk mengembangkan layanan keuangan inovatif seperti dompet dan mobile banking. Tujuannya adalah untuk meningkatkan operasional dan pengalaman pelanggan sekaligus memecahkan masalah yang paling meresahkan di bidang keuangan dan perbankan. 

Di blog ini, kita akan mempelajari segala hal tentang pembayaran nontunai, jenisnya, manfaatnya, dan bagaimana pembayaran nontunai mengurangi risiko keamanan. 

Apa itu pembayaran non-tunai?

Transformasi digital di fintech menyebabkan munculnya solusi pembayaran digital canggih. Salah satu solusinya adalah pembayaran non-tunai. Pembayaran tanpa uang tunai adalah pembayaran yang menghilangkan kebutuhan akan uang tunai dan dilakukan melalui cara pembayaran online. 

Pembayaran tanpa uang tunai menghilangkan kebutuhan akan uang tunai dan memungkinkan pengguna melakukan pembayaran melalui mode digital jika diperlukan melalui ponsel cerdas mereka. 

Pembayaran tanpa uang tunai kini tersebar luas karena dampak COVID-19. Pandemi COVID-19 mengurung kita di rumah, dan setiap bisnis menjadi terpencil. Selain itu, virus COVID-XNUMX menular dan mengingat banyaknya korban jiwa di seluruh dunia, orang-orang takut terhadap pembayaran apa pun yang melibatkan uang tunai.

Keragu-raguan terhadap pembayaran tunai memunculkan pembayaran digital yang sudah tidak berfungsi. Hal ini berkembang hingga setiap orang mulai melakukan dan menerima pembayaran tanpa uang tunai. Perkembangan yang terjadi di pasar uang ini terbukti sangat bermanfaat bagi sektor fintech, dan banyak perusahaan keuangan melakukan pendekatan terhadap hal ini. perusahaan pengembangan aplikasi seluler untuk tetap terdepan dalam tren. Oleh karena itu, banyak jenis pembayaran tanpa uang tunai dan nirsentuh bermunculan selama periode ini.

Jenis utama pembayaran nontunai 

Pembayaran tanpa uang tunai menyebar dengan cepat. Saat ini, berbagai jenis pembayaran non-tunai telah banyak digunakan. Jenis utama pembayaran tanpa uang tunai adalah:

1. Dompet elektronik

Di antara semua jenis pembayaran, e-wallet adalah solusi fintech yang paling umum digunakan sebagai pembayaran non-tunai. E-wallet adalah dompet digital di ponsel pintar. Di sini pengguna dapat memasukkan uang melalui kartu kredit atau debit dan menggunakannya untuk melakukan dan menerima pembayaran, memesan tiket, membayar tagihan, menjadwalkan pembayaran, dan banyak lagi. Hal ini memudahkan dan lancar bagi pelanggan untuk melakukan pembayaran jika diperlukan. 

2. Perbankan seluler dan bersih

Mobile banking atau net banking adalah penggunaan layanan perbankan melalui internet, melalui ponsel pintar, tablet, atau desktop. Di sini, pengguna dapat mengunduh a aplikasi perbankan bank yang layanannya telah mereka langgani dan melakukan berbagai pembayaran, investasi, dan aktivitas peminjaman melalui aplikasi mobile banking tersebut. Selain itu, pengguna dapat masuk ke akun net banking mereka di desktop dan memanfaatkan layanan yang sama. 

3. Kartu perbankan 

Ketika kita membahas pembayaran tanpa uang tunai, kartu perbankan seperti kartu kredit dan debit memenuhi syarat yang sama. Pengguna dapat menggunakan mesin gesek kartu di konter tanpa uang tunai dan dapat berbelanja di dalam toko maupun online dengan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran maksimal. 

4. Kode QR

Kode QR atau kode respon cepat adalah metode pembayaran yang bagus tanpa uang tunai dan kontak langsung. Kode QR adalah kode yang dapat dibaca mesin yang dibentuk dengan kotak hitam putih. Kode-kode ini digunakan di toko dengan menempelkannya di dinding atau menyimpannya di konter (dalam bentuk standee kecil), di mana pengguna dapat membuka pemindai untuk memindai kode QR dan melakukan pembayaran online baik melalui aplikasi dompet atau perbankan. aplikasi di ponsel.

5. Data Layanan Tambahan Tidak Terstruktur (USSD)

USSD atau Data Layanan Tambahan Tidak Terstruktur adalah layanan berbasis teks atau sms yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran non-tunai oleh pengguna yang tidak memiliki internet atau ponsel pintar. 

Di sini pengguna yang ingin melakukan pembayaran non tunai dapat menghubungi *99# di ponsel berbasis tombol. Syaratnya hanya nomor ponsel harus terhubung dengan rekening bank. 

6. Pembayaran tanpa kontak (NFC)

Teknologi komunikasi jarak dekat yang biasa dikenal dengan NFC kini sudah banyak diadopsi. Hampir setiap toko memiliki opsi mesin NFC di mana pengguna dapat membawa ponsel pintar atau kartu debit atau kredit berkemampuan NFC ke dekat toko. sistem NFC. Dengan cara ini, pembayarannya dilakukan tanpa uang tunai dan juga tanpa kontak pada saat yang bersamaan. 

7. terminal POS 

Terminal POS adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk memproses transaksi di lokasi ritel. Terminal POS terhubung ke komputer atau jaringan dan dilengkapi dengan pembaca kartu, keypad, dan tampilan layar.  

Ketika pelanggan melakukan pembelian, kasir memasukkan informasi transaksi ke terminal POS, dan kemudian pelanggan diminta untuk menggesek kartunya atau memasukkan informasi kartunya, umumnya PIN. Kemudian pembayaran diproses secara otomatis dan jumlahnya dipotong dari rekening pelanggan. 

Manfaat pembayaran Cashless di dunia digital

Sekarang kita sudah mengetahui apa itu pembayaran cashless dan jenis-jenis pembayaran cashless di dunia digital. Kita harus memahami manfaat pembayaran non-tunai yang muncul dari transformasi digital. Karena ini adalah pembayaran digital yang tahan terhadap masa depan. Manfaat tersebut adalah:

1. Nyaman digunakan

Pembayaran non-tunai memberikan kemudahan bagi nasabah untuk melakukan pembayaran dan menerima dana jika diperlukan, tanpa harus membawa uang tunai atau mengantri panjang di ATM untuk menariknya. Hal ini membuat pembayaran nontunai menjadi sangat nyaman digunakan. 

2. Mengurangi biaya dan meningkatkan profitabilitas

Dengan kemajuan teknologi, solusi pembayaran non-tunai untuk bisnis Anda mengurangi operasional dan biaya terkait karena otomatisasi dan kemudahan pembayaran. Selain itu, karena Anda dapat melakukan transaksi keuangan dengan cara yang lebih aman, nyaman, dan lebih murah dengan pelanggan dan pemasok, hal ini akan meningkatkan profitabilitas bisnis Anda.

3. Pembayaran dan transaksi lebih cepat

Katakanlah seorang pelanggan berada di sebuah department store, dan karena hari Minggu, toko tersebut agak ramai. Setelah memasukkan barang ke dalam keranjang, dia sampai di konter hanya untuk menemukan antrian pembayaran yang panjang. Antrian di konter ini memakan waktu. Opsi pembayaran non-tunai menghilangkan proses lambat ini dengan menyediakan opsi pembayaran langsung seperti pembayaran QR dan NFC. 

4. Pembayaran lintas batas yang mulus

Secara tradisional, melakukan pembayaran lintas negara merupakan tugas yang sulit. Namun pembayaran digital telah mempermudahnya. Transformasi digital telah mengarah pada pengembangan solusi pembayaran non-tunai, yang membantu pelanggan atau pedagang melakukan pembayaran internasional tanpa khawatir tentang pertukaran mata uang. 

5. Meningkatkan keamanan 

Solusi pembayaran non-tunai hadir dengan lapisan keamanan tambahan seperti biometrik, tokenisasi, autentikasi dua faktor, dan kerangka keamanan lainnya yang terintegrasi di dalamnya sehingga membuat pembayaran menjadi lebih aman. 

6. Pemantauan pergerakan uang yang mudah

Pembayaran tanpa uang tunai disimpan dengan baik dan dicatat secara online. Jadi Anda bisa memantau setiap transaksi para pelanggan. Selain itu, Anda dapat menggunakan data ini untuk meningkatkan layanan dan solusi bagi pelanggan Anda. 

Bagaimana pembayaran tanpa uang tunai mengurangi risiko keamanan

Metode pembayaran non-tunai, seperti kartu kredit dan debit, pembayaran seluler, dan sistem pembayaran online, dapat memberikan banyak manfaat keamanan yang mengurangi risiko keamanan seperti

Enkripsi: Pembayaran tanpa uang tunai menggunakan enkripsi untuk melindungi data keuangan pelanggan. Hal ini membuat sulit untuk melakukan akses yang tidak sah.

Verifikasi: Pembayaran non tunai dapat memverifikasi identitas pelanggan, seperti memerlukan PIN atau menggunakan otentikasi biometrik untuk pembayaran seluler. 

Mengurangi risiko kehilangan atau pencurian: Dengan pembayaran non tunai, tidak ada risiko kehilangan uang tunai atau dicuri. 

Peningkatan pelacakan dan pencatatan: Di sini, transaksi dicatat secara online, sehingga memudahkan pelacakan dan pemantauan pengeluaran serta mengidentifikasi aktivitas mencurigakan.  

Kesimpulan:

Transformasi digital telah memunculkan pembayaran non-tunai dan mempromosikannya secara global sebagai solusi uang seluler yang canggih. Hasilnya, skenario pembayaran tanpa uang tunai semakin membaik dengan banyaknya pilihan pembayaran seperti kartu bank, Kode QR, USSD, NFC, POS, dan masih banyak lagi. Selain itu, pembayaran non-tunai pada dasarnya mengurangi risiko keamanan dalam lingkungan pembayaran. 

Ditulis oleh Ashok Kumar
CEO, Pendiri, Kepala Pemasaran di Make An App Like. Saya Penulis di OutlookIndia.com, KhaleejTimes, DeccanHerald. Hubungi saya untuk mempublikasikan konten Anda. Profil

Tinggalkan Balasan

Translate »